Pahala
dunia
Bukan
piala lo, ini pahala dunia. Selain pahala di akhirat Alloh juga menjanjikan
pahala di dunia. Kisah yang menggugah ini kami kutip dari Aidh Al-Qorni salah
satu buktinya:
Ibnu
Rajab menceritakan bahwa ada seorang hamba yang kehabisan perbekalan sewaktu di
Makkah. Dia benar-benar kelaparan dan hamper mati karena kekurangan gizi. Suatu
hari, ketika dia berjalan tertatih-tatih di seputar Makkah, dia menemukan
seuntai kalung mahal. Dia memasukkan kalung tersebut ke dalam sakunya dan
segera pergi ke masjid. Dalam perjalanannya, dia bertemu dengan seorang lelaki
yang bercerita bahwa dia telah kehilangan seuntai kalung. Ketika digambarkan
bentuk kalung itu, dia yakin bahwa itu adalah kalungnya. Lalu dia berikan
kalungnya tanpa meminta upah. Kemudian dia berkata, “ Ya Alloh, telah aku
serahkan itu kepada-Mu, maka balaslah aku dengan yang lebih baik.”
Kemudian
dia pergi ke laut dan memulai perjalanan dengan perahu kecil. Tidak lama
kemudian badai laut dengan angina besar melanda, menghantam perahunya hingga
pecah berkeping-keping. Laki-laki itu mencoba bertahan pada sebatang kayu.
Tetapi angina besar mengombang-ambingkannya ke kiri dank e kanan. Hingga
akhirnya dia terdampar di sebuah pantai. Di sana dia menemukan sebuah masjid
yang dipenuhi dengan orang yang sedang sholat berjama’ah, dia pun bergabung.
Dia menemukan juga beberapa lembar kertas berisikan ayat-ayat Al-Qur’an dan dia
membacanya. Orang-orang di pulau itu bertanya, “ Apakah kau bisa membaca
Al-Qur’an?” Dia mengiyakan. Kata mereka, “Ajarilah anak-anak kami membaca
Al-Qur’an.” Dia pun mulai mengajari mereka dan mendapat upah dari pekerjaanya.
Suatu
hari, mereka melihatnya sedang menulis dan mereka berkata,” Maukah kau juga
mengajari anak-anak kami menulis?” Sekali lagi, ia mengiyakan lalu dia pun
mendapat upah dari pekerjaanya itu.
Tak
lama kemudian mereka berakata pada orang itu,” Ada seorang gadis yatim yang
bapaknya sudah almarhum dan termasuk orang yang saleh. Maukah kau menikah
dengannya?” Dia setuju untuk menikahinya. Dia bercerita, “ Aku menikah
dengannya dan malam pertama pernikahanku, aku melihat dia memakai kalung yang
persis dengan yang aku temukan dulu. Aku memintanya untuk menceritakan tentang
kalung itu. Katnya, Ayahnya kehilangan kalung itu sewaktu di Makkah. Seorang
pemuda menemukan dan mengembalikan pada ayahku. Dia pun mengatakan ayahnya
senantiasa berdo’a agar putrinya dianugrahi pria yang jujur seperti pemuda
tadi. Kemudian aku ceritakan bahwa akulah pemuda yang diceritakan tadi.”
Dia
serahkan sesuatu hanya demi Alloh, maka Alloh membalasnya dengan sesuatu yang
lebih baik.
“
Sesungguhnya Alloh itu baik dan tulus, dan Dia tidak menerima selain yang baik
dan tulus.”dan demikian itu yang disebut PAHALA DUNIA.



